Sabtu, 13 Februari 2016

Perbedaan Barang dan Jasa Menurut Pengertiannya

loading...

Perbedaan barang dan jasa sebetulnya sudah tampak jelas sekali menurut arti dan ciri-ciri kedua kata tersebut. Antara jasa dan barang di dalam kegiatan ekonomi amat sangat berhubungan dan tak bisa dipisahkan antara satu dengan yang lain. Mungkin sudah banyak orang yang mengetahui apa perbedaan antara kedua kata tersebut, mungkin juga masih banyak yang belum mengetahui perbedaannya dan masih bertanya-tanya. Untuk itu, kami menuliskan artikel ini untuk menjabarkan kembali apa sebenarnya perbedaan kedua kata tersebut menurut arti dan cirinya.
pengertian barang dan jasa,pembagian barang dan jasa berdasarkan cara memperolehnya,jenis,beserta contoh,5 perbedaan barang dan jasa,menurut para ahli,dan jasa dalam ilmu ekonomi,makalah 20,

Perbedaan barang dan jasa menurut arti dan cirinya bisa kita lihat sebagai berikut. Dalam segi makro ekonomi barang sering diartikan produk fisik yang berwujud yang dapat diberi kepada seseorang yang melibatkan antara pemberi dan penerima sehingga terjadi perpindahan kepemilikan, misalnya adalah proses jual beli kendaraan. Ciri-ciri dari barang adalah:

1. Berwujud dalam artian mempunyai bentuk fisik, sehingga bisa dilihat, dipegang, dan dirasakan.

2. Mempunyai nilai dan fungsi yang dapat dirasakan sewaktu menggunakannya.

3. Bila digunakan maka nilai dan kegunaan benda itu sendiri bisa berkurang atau bahkan habis sama sekali.

Menurut ilmu ekonomi, jasa adalah suatu jenis layanan atau aktivitas dalam ekonomi yang melibatkan sejumlah hubungan atau korelasi dengan barang milik atau konsumen, namun tidak mengakibatkan perpindahan kepemilikan. Kita bisa melihat praktik jasa ini dalam kehidupan sehari-hari kita. Contoh nyata dari pekerjaan di bidang jasa adalah kurir, penjahit, konsultan, dokter, pendidik, dan lain sebagainya.

Setelah melihat pengertian dan contoh aplikasi jasa dalam kehidupan nyata, kita akan melihat ciri-ciri dari jasa. Ciri-ciri dari jasa, antara lain:

1. Tidak mempunyai wujud. Jasa pada dasarnya tidak mempunyai wujud atau bersifat abstrak, sehingga tidak dapat dirasakan, dipegang, dan dilihat.

2. Tidak terpisahkan. Pada umumnya, jasa dihasilkan dan dikonsumsi pada waktu yang bersamaan dengan keterlibatan konsumen dalam metode tersebut. Itu berarti bahwa konsumen harus ada di tempat atau lokasi jasa yang sedang dimintanya, sehingga si konsumen tersebut dapat melihat bahkan terlibat dalam proses tersebut.

3. Tak tahan lama. Jasa tidak akan mungkin untuk disimpan untuk persediaan. Itu berarti bahwa jasa tak bisa disimpan ataupun dijual lagi pada orang lain, atau dikembalikan pada produsen yang menjual jasa tersebut.

Perbedaan barang dan jasa sudah sangat jelas jika dilihat dari keterangan dan ciri masing-masing yang telah kami tuliskan di atas. Dari penjabaran dari kedua kata tersebut, yaitu barang dan jasa maka dapat disimpulkan bahwa barang adalah sebuah benda yang secara nyata dapat dirasakan bahkan disimpan atau dijual kembali oleh konsumen, sedangkan jasa adalah sebuah layanan yang tidak bisa dilihat dan dirasakan karena tak berwujud. Nah, itulah ulasan kami mengenai barang dan jasa. Semoga artikel yang kami tulis ini bisa menjadi sebuah referensi bagi Anda sedang mencari perbedaan antara kedua kata tersebut.

Perbedaan Barang dan Jasa Menurut Pengertiannya Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Sista Rosdyah