Minggu, 07 Februari 2016

Mengenal Pengertian dan Perbedaan Pantun dan Syair

loading...

Apakah Anda tahu apa saja perbedaan pantun dan syair? Jika belum, simak ulasan berikut yang akan membahas hal tersebut. Sebelum membahas mengenai perbedaan di antara pantun dan syair, ketahui terlebih dahulu pengertiannya. Pantun adalah puisi lama yang terdiri dari 4 baris, bersajak ab-ab. Pantun tidak boleh bersajak a-b-b-a atau a-a-b-b, 2 baris pertama disebut sebagai sampiran. Sementara 2 baris terakhir disebut sebagai isi pantun, bukan sebaliknya. Sementara syair adalah puisi lama yang mementingkan irama sajak, bentuknya terikat. Biasanya syair bersajak a-a-a-a, terdapat makna yang disampaikan oleh penyair.

perbedaan pantun dan syair beserta contohnya,persamaan dan perbedaan pantun dan syair,contoh pantun,persamaan pantun dan syair,pantun dan gurindam,gurindam dan karmina,pantun dan puisi modern,
Perbedaan Antara Pantun dan Syair
Jika dilihat dari pengertiannya, pantun dan syair sama-sama merupakan puisi lama yang memiliki sajak tertentu. Namun keduanya memiliki perbedaan yang menjadi ciri khas dari kedua jenis puisi lama ini. Berikut adalah perbedaan antara pantun dan syair secara umum:

- Isi baris
Baik pantun atau syair, biasanya memang terdiri dari 4 baris dengan sajak yang berbeda. Di mana sajak pantun biasanya adalah a-b-a-b, baris pertama dan baris kedua adalah sampiran. Sementara baris ketiga dan baris keempat barulah isi atau makna yang ingin disampaikan oleh pengarang. Berbeda dengan syair yang memilik sajak a-a-a-a, di mana dari keempat baris yang ada semuanya adalah isi. Isi tersebut merupakan makna yang ingin disampaikan oleh pengarang, tidak ada sampirannya.

- Penggunaan bahasa
Perbedaan pantun dan syair lainnya dapat dilihat dari penggunaan bahasanya. Pantun boleh menggunakan bahasa campur-campur, namun tidak dengan syair. Syair harus menggunakan bahasa yang sama, dengan begitu terdengar lebih indah.

- Irama atau sajak
Seperti yang sudah disebutkan, pantun berirama a-b-a-b dan syair berirama a-a-a-a. Pantun tidak boleh berirama a-a-b-b atau a-b-b-a, harus a-b-a-b sesuai dengan aturan puisi lama ini.

- Tujuan
Tujuan menyampaikan pantun yaitu adanya pesan yang didahului dengan persyaratan. Sedangkan pesan yang disampaikan oleh syair lebih terikat dan berfokus pada irama atau sajaknya.
Pantun sendiri terdiri dari beberapa jenis, di antaranya yaitu:

- Pantun nasihat
- Pantun jenaka
- Pantun agama
- Pantun kasih sayang

Selain itu, masih ada lagi jenis pantun lainnya, pantun memang terdiri dari banyak jenis. Dari 4 baris pantun, setiap barisnya biasanya terdiri dari 8 hingga 12 suku kata. Pantun harus berisi sampiran pada 2 baris pertamanya, isinya hanya berada pada 2 baris terakhir. Sedangkan syair tidak memerlukan sampiran karena lebih berfokus pada iramanya. 

Baik pantun ataupun syair memang merupakan puisi lama, dulunya orang-orang lebih suka berpantun dan bersyair secara lisan. Namun sesuai dengan perkembangan jaman, orang-orang mulai menuliskan pantun dan syair yang mereka karang. Saat ini pantun dan syair memiliki nilai yang sangat tinggi, terutama jika dikarang oleh penyair terkenal. Setelah membaca mengenai perbedaan antara pantun dan syair tersebut, sekarang Anda akan lebih mudah mengenal jenis puisi lama. Apakah itu termasuk pantun ataukah syair, Anda dapat membedakannya berdasarkan perbedaan pantun dan syair tersebut.

Mengenal Pengertian dan Perbedaan Pantun dan Syair Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Sista Rosdyah