Sabtu, 20 Februari 2016

Memahami Perbedaan Aqiqah dan Qurban Secara Mendasar

loading...

Aqiqah dan qurban merupakan dua amalan yang terlihat sama tapi berbeda. Dikatakan sama karena sama-sama menyembelih hewan berupa kambing, tapi tentu saja ada perbedaan yang mendasar antara aqiqah dan qurban. Perbedaan aqiqah dan qurban ada pada jumlahnya. Dari pengertian dan tujuan dilakukannya amal ibadah keduanya pun berbeda apalagi waktu dan syarat hewan yang disembelih tentu saja berbeda. Sebagai umat Islam tentu harus mengetahui secara mendasar apa perbedaan dari keduanya agar nantinya tidak salah kaprah mengartikan bahwa aqiqah dan qurban itu sama.

perbedaan syarat kambing aqiqah dengan kambing qurban,aqiqah dan qurban mana yang didahulukan,dalil naqli tentang qurban dan aqiqah,pengertian,ketentuan,materi tentang,tujuan qurban,hukum,
Pengertian Aqiqah
Pengertian dari aqiqah adalah menyembelih kambing yang dilakukan dalam rangka menyambut kelahiran anak sebagai tanda dari rasa syukur orang tua kepada Allah. Melaksanakan aqiqah bukan hal yang diwajibkan melainkan sunah muakad atau sunah yang sangat dianjurkan. Bagi orang tua yang mampu sangat dianjurkan untuk melaksanakan aqiqah, namun jika orang tua tidak mampu tidak perlu dipaksakan. Jumlah domba atau kambing yang harus disembelih untuk anak perempuan dan laki-laki berbeda. Untuk anak perempuan 1 domba atau kambing sedangkan untuk anak laki-laki dua domba atau kambing.

Waktu pelaksanaan aqiqah sendiri yaitu pada hari kelahiran sang anak sampai sang anak balig. Banyak para ulama berpendapat bahwa waktu yang paling tepat untuk aqiqah adalah 7 hari setelah kelahiran anak. Menyembelih domba atau kambing untuk aqiqah bukan sebarang kambing karena harus memenuhi syarat tertentu. Domba yang akan disembelih harus yang sehat dan tidak mempunyai cacat serta minimal berumur 1 tahun. Daging kambing yang sudah disembelih sebaiknya dimasak terlebih dahulu sebelum dibagikan kepada tetangga dan orang-orang yang kurang mampu. 

Pengertian Qurban
Membahas perbedaan aqiqah dan qurban tentu tidak hanya membahas pengertian aqiqah saja, melainkan juga perlu untuk membahas makna atau arti dari qurban. Qurban sendiri merupakan salah satu ibadah sunah muakad untuk menyembelih hewan qurban pada saat hari raya Idul Adha dan hari tasyrik. Hewan yang dijadikan sebagai hewan qurban adalah kambing, domba, sapi, dan unta dengan syarat tertentu. Syarat umur hewan qurban adalah kambing minimal 2 tahun, sapi dan unta minimal lima tahun, dan domba minimal 1 tahun. Hewan yang akan dijadikan sebagai hewan qurban harus sehat dan tidak mempunyai cacat pada tubuhnya.

Perbedaan Aqiqah dan Qurban yang Mendasar
Dari pengertian aqiqah dan qurban bisa ditarik kesimpulan perbedaan dari aqiqah dan qurban secara mendasar yaitu pada waktu pelaksanaan, hewan yang disembelih, dan tujuan dari kedua ibadah ini. Waktu pelaksanaan aqiqah adalah setelah anak lahir sampai anak balig sedangkan waktu qurban hanya pada hari raya Idul Adha dan hari tasyrik saja. Perbedaan hewan yang disembelih pada aqiqah dan qurban adalah pada aqiqah hanya kambing saja dengan jumlah yang sudah ditentukan sedangkan qurban hewan yang bisa disembelih ada 4 yaitu kambing, domba, unta, dan sapi. Perbedaan aqiqah dan qurban yang mendasar tentu saja pada tujuannya, dimana tujuan dari aqiqah adalah menyambut kelahiran dari anak sedangkan qurban dilakukan untuk memperingati pengorbanan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail.

Memahami Perbedaan Aqiqah dan Qurban Secara Mendasar Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Sista Rosdyah